Image of Ayahku Bukan Pembohong

Text

Ayahku Bukan Pembohong



Kapan terakhir kita memeluk ayah kita? Menatap wajahnya, lantas bilang kita sungguh sayang padanya? Kapan terakhir kali kita bercakap ringan, tertawa gelak, bercengkerama, lantas menyentuh lembut tangannya, bilang kita sungguh bangga padanya?
Inilah kisah tentang seorang anak yang dibesarkan dengan dongeng-dongeng kesederhanaan hidup. Kesederhanaan yang justru membuat ia membenci ayahnya sendiri. Inilah kisah tentang hakikat kebahagiaan sejati. Jika kalian tidak menemukan rumus itu di novel ini, tidak ada lagi cara terbaik untuk menjelaskannya.
Mulailah membaca novel ini dengan hati dan saat tiba di halaman terakhir, berlarilah secepatnya mungkin menemui ayah kita, sebelum semuanya terlambat, dan kita tidak pernah sempat mengatakannya.


Ketersediaan

67840813 LIY aMy Library (800)Tersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
13,5 x 20 cm , 304 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786020331584
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
27
Subjek
-
Info Detail Spesifik
13,5 x 20 cm , 304 hlm
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini